Bahaya Tautan Kuota Gratis, Jangan Sembarangan Klik!

Salah satu atau bahkan sebagian besar dari Anda mungkin pernah mendapatkan pesan WhatsApp yan Bahaya Tautan Kuota Gratis, Jangan Sembarangan Klik!
Salah satu atau bahkan sebagian besar dari Anda mungkin pernah mendapatkan pesan WhatsApp yang isinya ialah sebuah pesan menarik sekaligus menciptakan penasaran, terutama bagi orang yang khususnya awam dalam dunia digital dan aneka macam macam tipu muslihatnya.

Hal ini seringkali terjadi, dimana terdapat sebuah pesan yang beredar dan heboh di kalangan para pengguna aplikasi instan messaging WhatsApp. Contoh pesannya menyerupai berikut ini.

Salah satu atau bahkan sebagian besar dari Anda mungkin pernah mendapatkan pesan WhatsApp yan Bahaya Tautan Kuota Gratis, Jangan Sembarangan Klik!

Pesan tersebut merupakan sebuah tautan yang memperlihatkan bagi-bagi pulsa dan kuota gratis yang tersebar di banyak nomor WhatsApp, dan biasanya dikala tautan tersebut diklik/dibuka, pengguna internet harus menjawab beberapa pertanyaan ala-ala kuis, untuk mendapatkan hadiah yang ditawarkan. 

Saya hanya ingin sekedar mengingatkan bahwa itu ialah SCAM! tidak ada satu orang pun yang pernah mendapatkan hadiah itu, dan bila Anda mendapatkan pesan ini lagi jangan pernah dibuka apalagi mengirimkannya lagi kepada teman-teman Anda, lebih baik pribadi hapus pesan tersebut.


Lantas, apa yang menciptakan pesan ini begitu berbahaya?

Ada 2 poin yang sanggup saya sampaikan terkait pesan WhatsApp ini;

1. Yang pertama ialah kasus teringan yang sanggup terjadi bila Anda mengklik tautan tersebut.

Anda hanya akan dibawa ke sebuah website yang menyuruh Anda untuk mengundang beberapa sahabat Anda yang lainnya di WhatsApp untuk sanggup mengaktifkan layanan pulsa dan kuota gratis tersebut.

Namun, tahukan Anda bahwa ini hanyalah sebuah trik online marketing yang bekerjsama cukup licik.

Jika Anda mengundang teman-teman Anda menyerupai yang diminta dan kemudian klik tombol 'Aktivasi'.

Anda kemudian akan dibawa ke halaman kedua yang mengharuskan Anda menunjukan bahwa Anda ialah insan (bukan bot), dengan menuntaskan sejumlah survei online. Halaman itu meliputi daftar link ke aneka macam survei.

Setelah itu, Anda akan didorong untuk memasukkan data-data valid sebagai persyaratan untuk berpartisipasi dalam survei tersebut.

Lalu apa untungnya bagi Anda? TIDAK ADA!

Lantas siapa yang diuntungkan disini? ya terang para SCAMMERS.

Menurut informasi, Scammers yang menciptakan kampanye ini memperoleh komisi melalui denah pemasaran afiliasi setiap kali seseorang mengisi survei atau mengunduh sebuah aplikasi. 

Penipuan ini menyerupai dengan kampanye sebelumnya yang menyatakan bahwa pengguna WhatsApp sanggup segera mengaktifkan fitur voice-calling gres dengan cara mengklik link.

Lagi-lagi, link yang disebar akan membuka situs palsu yang ujung-ujungnya menipu orang dan teman-teman mereka, mengisi survei serta men-download aplikasi berbahaya.

Jika Anda mendapatkan salah satu pesan tersebut, disarankan untuk tidak mengklik link yang ada dalam pesan. Sebarkan informasi kepada teman-teman Anda bahwa pesan itu ialah scam!


2. Ini ialah kemungkinan kedua, yang ini lebih serius ketimbang kasus pertama diatas alasannya akan menciptakan smartphone Anda terkena pengaruh pribadi dari kegiatan ini.

Ketika Anda mencoba untuk mengklik tautan tersebut, maka dikala itu pula ponsel Anda beresiko terdampak virus berbahaya.

Perlu diketahui, ada sebuah malware yang disebarkan oleh hacker lewat pesan berantai dengan mengatasnamakan organisasi-organisasi tertentu yang sekiranya kuat bagi pengguna.

Jika pengguna membuka tautan yang dikirim bersama pesan tersebut, maka pencurian informasi milik pengguna yang tersimpan di dalam ponsel akan terjadi. Biasanya, malware ini dibentuk menyerupai mirip format Microsoft Excel, Microsoft Word, dan PDF.

Tidak duduk kasus bila ponsel Anda tidak menyimpan data-data penting apapun, namun akan serius bila ponsel Anda menyimpan aneka macam macam informasi vital, menyerupai contohnya yang berkaitan dengan akun bank, data perusahaan, dan lain-lain.


Akhir Kata

Bijaklah dalam memakai aneka macam layanan media umum dan instan messaging, yang harus kita sadari ialah tingkat kriminalitas berbanding lurus dengan kemajuan teknologi yang terjadi di dunia.

Artinya, dengan tingkat perkembangan teknologi yang semakin menjadi-jadi bukan berarti kejahatan semakin minim, namun justru membuka aneka macam macam celah keamanan alasannya tidak ada satu pun sistem yang 100% kondusif dari para hacker-hacker di internet.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa share ke teman-teman Anda yang lainnya terkait ancaman pesan WhatsApp ini.

Sumber https://www.tagarnuansa.com/

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel