La Tulipe Sunscreen Gel Spf 17 Review

Pakai sunscreen itu wajib! Kayak kebutuhan kau untuk minum air setiap hari, aplikasi sunscreen juga harus dilakuin setiap hari. Kenapa? Karena kulitmu butuh perlidungan. Kemanapun kau pergi niscaya nggak sanggup lepas dari sinar matahari. Efek jelek sinar matahari inilah yang sanggup bikin kulitmu rusak dan menua lebih cepat. Pastinya kau nggak pengen kelihatan lebih renta dari usia sebenarnya, kan? Makanya, pakai sunscreen yuk!
Kali ini saya akan sharing pengalamanku memakai salah satu sunscreen lokal asal Sidoarjo. Produk ini punya 3 kandungan sunscreen agents plus antioxidant! Sasaran utama dari produk ini ialah kau yang punya tipe kulit berminyak. Walaupun tipe kulitku cenderung kering tapi saya juga tertarik pengen nyobain alasannya ialah iming-iming kata ‘gel’ pada nama produknya. Ekspetasiku produk ini punya tekstur yang ringan. Hmm.. bener nggak, ya?
PRODUCT DESCRIPTION Produk ini diproduksi oleh PT. Rembaka yang juga memproduksi brand LT Pro. Dikemas dalam bentuk tube berisi 25 gram dan sudah menerima label Halal dari MUI. La Tulipe Sunscreen Gel merupakan tabir surya dengan kandungan triple UV protection untuk melindungi kulit dari efek jelek sinar matahari. Triple UV protection terdiri dari Ethylhexyl Methoxycinnamate, Benzophenone-3 dan Butyl Methoxydibenzoylmethane. Selain itu juga dilengkapi dengan kandungan ekstrak Green Tea sebagai antioksidan.

PACKAGING Kemasan luar terbuat dari box yang dalamnya berisi produk dan selembar kertas warta produk. Bagian luar box-nya juga dilapisi plastik vacuum. Kemasan produknya sendiri berbentuk tube yang tebuat dari plastik dan didominasi oleh warna oranye. Tutupnya berbentuk ulir transparan dengan detail garis melingkar berwarna emas.

Isinya hanya 25 ml dan nggak sebanyak produk suncreen biasanya, jadi ukuran tubenya juga nggak begitu besar. Cocok banget untuk dibawa kemana-mana. Aku pribadi kurang suka pilihan warna goresan pena yang ada pada tube dan boxnya. Menurutku warna putih bikin tulisannya lebih susah dibaca.

INGREDIENTS Purified Water, Ethylhexyl Methoxycinnamate, Benzophenone-3, Ethanol, Isopropyl Myristate, Carbomer, Triethanolamine, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Camellia sinensis Leaf Extract (Green Tea), Propylene Glycol, Diazolidinyl Urea, Cl.44090 (Acid Green 50), Methylparaben, Phenoxyethanol, Propylparaben, Ethylparaben.
► Ethylhexyl Methoxycinnamate
Disebut juga sebagai Octinoxate atau Octyl Methoxycinnamate (OMC), merupakan materi aktif dalam produk sunscreen. Berfungsi sebagai UV Filter yang akan melindungi kulit dari sunburn. Ethylhexyl Methoxycinnamate sanggup melindungi kulit dari sinar UVB.
► Benzophenone-3 (Oxybenzone)
Fungsi utamanya sebagai photostabilizer dan sunscreen agent. Oxybenzone termasuk dalam chemical sunscreen aktif yang efektif menghalangi sinar UV terutama UVB. Penggunaannya disetujui oleh FDA dan banyak digunakan pada produk sunscreen OTC (Over The Counter). Dibandingkan dengan susnscreen agents lainnya, oxybenzone significantly lebih banyak terabsorpsi/terserap masuk ke dalam kulit dan tubuh.
► Butyl Methoxydibenzoylmethane (Avobenzone)
Termasuk dalam chemical sunscreen yang dikenal sebagai broad-spectrum sunscreen agent untuk menghalangi sinar UVA.
► Camellia sinensis Leaf Extract (Green Tea)
Ektrak dari tanaman teh hijau yang mengandungan Polyphenols yang berfungsi sebagai antioksidan dan L-thenine sebagai skin-soothing. Green Tea juga sanggup meningkatkan kelembaban kulit1.
► Diazolidinyl Urea
Diazolidinyl Urea berbeda dengan urea yang biasa digunakan sebagai humectant (Hydroxyethyl Urea) fungsi utamanya ialah sebagai preservative. Diazolidinyl Urea sanggup mencegah tumbuhnya basil maupun jamur pada produk. Biasanya digunakan bersamaan dengan Paraben. Cara kerjanya dengan melepaskan formaldehyde dalam jumlah sedikit. Penggunaannya disetujui oleh FDA dan CIR (0,5%) tapi mungkin menimbulkan munculnya alergi dan iritasi.
Ada perbedaan antara komposisi kemasan usang (putih) dan kemasan gres (oranye). Pada kemasan gres terdapat komplemen ektrak green tea yang belum ada pada kemasan sebelumnya. Kamu sanggup lihat warta skor acne/irritant/safety dari komposisi produknya disini.
WHEN & HOW TO USE Pada kemasan tertulis untuk mengoleskan tipis dan merata. Biasanya saya butuh 6 ruas jari untuk seluruh wajah dan leher. Pemakaiannya sesudah pelembab dan digunakan sebagai step paling selesai pada skincare pagi.
THE PERFORMANCE Walaupun namanya sunscreen gel tapi teksturnya samasekali bukan gel, malah cenderung seolah-olah krim tapi ringan. Konsistensinya nggak lengket dan gampang dibaurkan ke kulit. Sebaiknya mengaplikasikan bertahap semoga nggak ada gumpalan putih. Krimnya gampang meresap jadi kalo mau menumpuk sunscreennya pun sanggup dengan gampang dilakukan tanpa harus menunggu lama. Aku rasa kandungan Ethanol yang ada di dalamnya yang membantu krimnya sanggup cepat meresap tanpa rasa lengket.

Sunscreen ini nggak mengandung fragrance tapi saya masih mencium aroma pada krimnya. Menurut hidungku aromanya aneh, cenderung kimiawi gitu. Sesaat sesudah diratakan aromanya akan hilang sendiri. Efek yang eksklusif saya rasakan ialah kulit jadi lebih lembab. Somehow kelihatan jadi lebih ‘plump’, terasa lembab dari dalam dan bebas minyak.

Setelah pemakaian selama 4 jam tanpa bedak, wajahku terlihat berminyak terutama pada area hidung dan pipi kepingan dalam. Di lain hari saya coba kombinasikan dengan bedak dan hasilnya berbeda. Setelah ditambah bedak tabur bayi hasilnya wajah terlihat lebih matte dan hanya sedikit berminyak di area hidung. Aku rasa kalo ditambah dengan pakai bedak (selain bedak bayi) yang punya oil control manis niscaya sanggup mengurangi minyak yang ada di wajah.
MY THOUGHTS Aku suka perubahan kemasan dari yang usang ke kemasan yang sekarang. Setauku sebelumnya tubenya berwarna putih khas La Tulipe. Tau maksudku, kan? Dulu warna dan desain kemasan La Tulipe cenderung sama untuk semua produk. Menurutku kemasan usang terkesan jadul dan kental banget sama aura ibu-ibu haha. Sekarang ini kemasannya sudah berubah dan punya banyak warna. Kalo tujuannya semoga lebih diminati dewasa saya rasa perubahan ini berhasil. Memang kelihatan lebih menarik dibandingkan sebelumnya :-)

Pada kemasan dan kertasnya hanya tercantum kandungan SPF-nya tapi nggak tercantum warta perihal jumlah PA yang ada dalam produk. Aku nggak tau produk ini punya PA+, ++ atau +++, padahal warta PA ini juga penting. Aku coba cari ke websitenya tapi juga nggak menemukan warta tersebut.
Aku pribadi pakai sunscreen ini dikala di rumah aja alasannya ialah kandungan SPF-nya nggak tinggi. Kalo buat acara di luar saya pakai minimal SPF 30 PA+++. Menurut warta dari Lab Muffin, SPF 15 sanggup menghalangi 93% sinar UV sedangkan SPF 30 sanggup menghalangi 97% sinar UV. Semakin tinggi SPF-nya maka semakin banyak sinar UV yang sanggup dihalangi. Aku suka sunscreen ini yang gampang diratakan, cepat meresap dan nggak bikin muka kelihatan over-oily (setelah aplikasi). Cocok banget dengan sasarannya yang memang ditujukan untuk pemilik kulit berminyak. Sejauh ini saya nggak menemukan problem lain selama pamakaian. Nggak bikin break out ataupun iritasi. Cuma sayangnya sesudah 4 jam akan bikin wajahku lebih oily.
Poin lainnya produk ini mengandung Benzophenone-3. Warning adanya materi ini juga sudah ditulis pada label kemasan. Bahan ini bukan materi berbahaya yang dihentikan penggunaannya, termasuk di Indonesia. Tapi memang agak kontroversial alasannya ialah dicurigai sanggup menimbulkan imbas samping. Di sisi lain CIR menyatakan pada konsentrasi yang digunakan dalam kosmetik dan personal products Benzophenone-3 nggak menimbulkan iritasi. Jadi, kalo kau anti dengan Benzophenone-3 ya sebaiknya menghindari produk ini.

Sunscreen series La Tulipe terdiri dari 3 produk yaitu Sunscreen Gel, Sunscreen Cream dan Sunscreen Lotion. Kalo kau prefer pakai sunscreen dengan SPF yang lebih tinggi kau sanggup coba produk saudaranya. Kamu sanggup pilih antara Sunscreen Lotion SPF 21, Sunscreen Cream SPF 24 atau produk lainnya yaitu Whiteness Total UV Protection SPF 40.
Update (13/09/2018)
Aku sudah menghabiskan 1 tube. Kesimpulan kesannya tetap sama kayak sebelumnya. Sunscreen ini nggak menimbulkan problem di kulitku. Aku suka teksturnya yang ringan dan gampang diratakan. Tapi kayaknya nggak saya repurchase alasannya ialah saya punya sunscreen lain yang harus dicoba haha. Kalopun nanti saya beli sunscreen La Tulipe lagi, mungkin saya akan coba varian lainnya.
Update (13/09/2018)
Aku sudah menghabiskan 1 tube. Kesimpulan kesannya tetap sama kayak sebelumnya. Sunscreen ini nggak menimbulkan problem di kulitku. Aku suka teksturnya yang ringan dan gampang diratakan. Tapi kayaknya nggak saya repurchase alasannya ialah saya punya sunscreen lain yang harus dicoba haha. Kalopun nanti saya beli sunscreen La Tulipe lagi, mungkin saya akan coba varian lainnya.

Rating: ★★★☆☆
Where to buy? La Tulipe Official Store / Online
Price? Rp. 29.000 (25 gram)


