Narmada Botanic Garden : Kebun Bunga Nge-Hits Di Lombok

Minggu sore mumpung enggak panas, saya ngajakin si baby k lengkap ama emak nya jalan jalan, kali ini bukan ke pantai, daerah makan atau ke timezone tapi kuajakin blusukan ke kebon nya orang yang lagi nge-Hits, namanya Narmada Botanic Garden. Tempatnya ada di luar kota sih, tapi enggak jauh kok, cuma 13 km aja dari rumah di Kota Mataram.


Rute ke Narmada Botanic Garden
Jalur menuju lokasi kebon nya praktis dan udah bagus, aspal mulus sepanjang jalan, sanggup dilewatin kendaraan roda 2, 3 maupun 4.  Kalau dari Kota Mataram, tinggal arahkan aja kendaraan ke arah timur menuju Sandubaya, lanjut ke timur, melewati Mall Lombok City Center yang udah almarhum, lanjut ke timur lagi, melewati persimpangan Taman Narmada. Nah dari Taman Narmada ini tinggal ke timur dikit, patokannya Indomaret, di seberang Indomaret ke timur dikit ada jalan kecil ke kiri, masuk dah ke jalan itu, dan sampailah ke Narmada Botanic Garden.

Parkiran nya sudah dipisahkan antara kendaraan roda 2 dan 4, biaya parkirnya sih gratis, tapi untuk masuk ke kebon nya, kita harus membayar tiket masuk sebesar 5 ribu/orang dewasa, si Baby K gratiss deh.


Dari parkiran menuju kebon, kita akan menyusuri kali kecil yang jikalau sore banyak lelaki lelaki setempat lagi mancing ikan.

Meskipun belum usang dibuka untuk umum, kebon ini udah rame loh, kebanyakan sih muda mudi yang hobi foto foto, heuheuheu jadi ngerasa tuir nih gegara kesini bawa anak.





Kedatangan kita disambut oleh goresan pena tulisan/quote quote unyu yang bikin baper, dan spot spot untuk selfie. Nah di sepanjang jalur berjalan kaki ini ada selokan kecil lembap super bening dan penuh oleh ikan ikan hias, mulai dari yang mini hingga yang jumbo, si Baby K heboh banget lihat ginian

Bunga bunga yang ditanam sih paling juara ya Bunga Matahari, alasannya bunganya besar berwarna kuning cerah, banyak jumlahnya dan wokeeee buat foto foto, selain itu juga ada bunga lavender berwarna ungu, bunga kenikir, bunga kertas, dan bunga kuning kecil yang entah namanya apa, ada juga kebon timun yang lagi banyak berbuah. Kita sanggup lho petik timun nya eksklusif dari pohon nya, tapi dikenakan biaya 1000/buah. Ada juga kebun buah manggis, jeruk, dan taman labirin yang sedang dalam pembuatan, kini sih belum kelihatan labirin nya, mungkin beberapa bulan lagi.






Di kepingan tengan terdapat rumah pohon, yang dari atas sanggup melihat keseluruhan kebon ini. Nah di bawahnya terdapat warung kecil dengan dingklik kursi yang sanggup dimanfaatkan pengunjung untuk beristirahat. Di warung ini menyediakan banyak sekali minuman ringan dingin, jajanan, dan rujak buah, oia di sebelah warung ini juga ada inaq inaq (ibu ibu) penjual sate. Lumayan kan tuh, setelah capek keliling kebon, kita sanggup eksklusif makan sate


Kebon ini infonya milik Mas Bayu, putra dari Dokter Pasek. Berbekal kebon miliknya seluas 1 hektar, ia menyulapnya menjadi kebon bunga. Bekerja sama dengan karang taruna setempat, kebon ini pun sanggup menghasilkan pundi pundi rupiah, sekaligus memberi lapangan perkerjaan bagi perjaka setempat. Ke depan nya kebon ini akan dilengkapi dengan kemudahan umum lain menyerupai aula, mushola dan pemandian (masih dalam proses pembangunan) sekaligus melengkapi koleksi bunga bunga nya.

Nah buat kalian yang bosen dengan pantai, monggo kunjungi kebon bunga ini. Yang masih gundah dengan lokasinya, lihat aja peta di bawah ini 



.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel