Asik! 5 Hal Faktual Ini Bisa Mematahkan Semua Perkiraan Negatif Wacana Kecanduan Game Di Masa Sekarang
Jika ada pepatah yang menyampaikan bahwa "Tiada Hari Tanpa Belajar" maka jangan eksklusif menelan mentah-mentah satu perkiraan tersebut.
Selama ini banyak orang yang beranggapan bahwa berguru yang bikin pandai yaitu acara berguru yang berkaitan dengan hal-hal yang berbau materi pelajaran yang rutin diajarkan di sekolah.
Secara umum, pernyataan di atas memang benar, tetapi bagi kita yang hidup di zaman millenial menyerupai kini ini, dimana setiap orang dengan rentang usia muda hingga tua, sudah hampir tidak sanggup dipisahkan lagi dari yang namanya gadget.
Namun, apakah hal tersebut berdampak negatif bagi kehidupan insan di zaman sekarang?
Tidak juga.
Ibarat sebuah senjata mematikan, dan analogikan disini kita sebagai pengguna dari senjata api tersebut, bila kita pergunakan senjata itu untuk memerangi banyak sekali tindak kejahatan, tentu kita akan memperlihatkan banyak dampak yang positif bagi orang yang menjadi korban kriminalisasi tersebut, dan begitu juga sebaliknya, bila kita gunakan senjata tersebut untuk tindakan rasisme, membuat kerusuhan, dan hal-hal negatif lainnya, tentu orang lain akan beranggapan bahwa kita tidak ada gunanya sama sekali di masyarakat dan yang ada hanya menyusahkan orang lain saja.
Maka mulai kini ubahlah cara pandang kita terhadap kemajuan teknologi yang berkembang begitu pesat hingga dikala ini, percayalah bahwa kemajuan teknologi ini akan berdampak positif bagi kehidupan insan di masa yang akan datang.
Sekarang mari kita mulai fokus kembali ke topik utama, yaitu wacana hal-hal yang berkaitan dekat dengan sebuah media hiburan digital menyerupai layaknya sebuah video games.
Namun sebelum itu, marilah kita simak terlebih dahulu bagaimana Sejarah Singkat Video Games Dari Awal Pembuatan Hingga Saat Ini.
Sejarah Singkat Video Games Dari Awal Pembuatan Hingga Sekarang
Video Games merupakan media hiburan yang telah berkembang semenjak abad 60-an dimana kala itu Steve Russel dibantu dengan tim pengembangnya berhasil membuat sebuah game komputer sederhana yang diberi nama Spacewar,
Tujuan pembuatan game pertama ini tidak lain dan tidak bukan hanyalah sekedar media hiburan untuk pengisi waktu luang dikala mereka sedang bekerja, sekaligus mengubah persepsi masyarakat yang menganggap komputer hanya sebagai alat untuk menuntaskan sebuah pekerjaan.
Setelah itu, barulah konsol game untuk pertama kalinya ditemukan pada tahun 1966 dan kemudian dipatenkan pada 1968 yang dilisensi oleh Magnavox Oddysey.
Dan sesudah itu ditahun-tahun berikutnya baik game komputer, game hp, maupun game konsol mulai berkembang begitu pesat, mulai dari game jadul yang mempunyai gameplay dan grafis pas-pasan hingga hingga kini dimana perkembangannya telah hingga pada tahap yang luar biasa, baik dari segi gameplay maupun grafis yang memukau dan memanjakan siapa saja gamers yang memainkannya, bahkan tren mobile gaming sudah terkenal semenjak beberapa tahun terakhir.
Awal Mula Timbulnya Asumsi Negatif Masyarakat Terhadap Video Games
Namun, nampaknya perkembangan video games yang begitu pesat di pasaran baik dari segi produksi, distribusi, maupun komsumen, membuat beberapa orang renta risih dan khawatir.
Hal ini bekerjsama wajar, sebagai pola saja bila kita mengingat pada waktu perilisan konsol game Playstation pertama yang ternyata begitu fenomenal dan laku dipasaran berkat banyaknya bawah umur yang kecanduan konsol game tersebut khususnya di Indonesia, hingga lupa membedakan mana waktunya berguru dan mana waktunya main.
Orang renta mana yang tidak khawatir wacana kondisi tersebut.
Namun itu dulu, situasinya sangat berbeda bila dibandingkan dengan masa sekarang, dimana kemunculan video games dilain sisi juga telah memperlihatkan banyak dampak positif bagi banyak orang.
Nah, untuk itulah pada artikel kali ini saya ingin memperlihatkan fakta tentang 5 Hal Positif Yang Mampu Mematahkan Semua Asumsi Negatif Tentang Kecanduan Game Di Era Sekarang. Berikut ulasan selengkapnya.
#1 Bermain Game Mampu Memberikanmu Penghasilan Tambahan
Seperti yang sudah saya sebutkan dalam judul artikel ini, bahwa bermain game di abad kini sangat berbeda dengan zaman dulu.
Kenapa begitu?
Jika dibandingkan dengan awal tahun 2000-an, perkembangan teknologi yang dihadirkan kala itu belum secanggih dikala ini, pada masa itu perkembangan konsol game masih menjadi fokus utama bagi para gamers untuk dinanti-nantikan kedatangannya.
Selain itu, belum adanya tren mobile gaming maupun pc gaming, membuat game seolah-olah hanya sebagai media hiburan bagi konsumen tanpa ada nilai hemat untuk menghasilkan laba dari acara nge-game yang mereka lakukan.
Barulah pada dikala platform Youtube dan tren mobile gaming serta PC gaming muncul, banyak sekali orang berbondong-bondong mengupload video gaming mereka ke youtube dan mengumpulkan begitu banyak pundi-pundi rupiah, dan dengan ini banyak juga bermunculan komunitas-komunitas gaming positif yang mengumpulkan para gamers dari seluruh Indonesia untuk mengadakan event yang berhadiah cukup besar.
Namun, tentu saja game konsol juga disini menjadi sangat menguntungkan sebab sanggup membuat banyak konten youtube yang berkualitas dari hasil nge-game mereka.
Kalian tentu sudah sangat mengenal bukan youtuber-youtuber gaming Indonesia yang sudah cukup sukses menyerupai contohnya saja Justin atau yang lebih kita kenal dengan julukan Jessnolimit yang hanya bermain satu mobile gaming saja sudah sanggup menghasilkan begitu banyak uang, dan justru dari situ juga ia jadi direkrut untuk menjadi cuilan dari salah satu Startup Pendidikan terbesar di Indonesia yakni Ruang Guru.
Hal ini bukan tanpa alasan, sebab ia sendiri pernah bilang bahwa walaupun ia sangat hobby nge-game namun prestasi di sekolahnya masih tetap sangat stabil bahkan ia pun sangat berprestasi di sekolah, ungkapnya.
Baca juga: 5 Software Ini Wajib Kamu Install Jika Ingin Mulai Fokus Membangun Channel Youtube
#2 Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Asing
Untuk kasus yang satu ini saya sendiri sudah mengalaminya, jujur saja kemampuan berbahasa Inggris saya mungkin hampir 50% atau bahkan lebih berasal dari acara bermain game.
Pasalnya, ketika kita sedang bermain game yang belum support bahasa lokal, niscaya hampir sebagian besar game tersebut berbahasa Inggris, dan kadang ada istilah yang kita belum mengerti, dan untuk menuntaskan sebuah misi tertentu dalam game kita mau tidak mau harus mencari tahu apa arti dari kata tersebut.
Alhasil, kita pun mencari-cari arti kata tersebut baik dengan pemberian kamus maupun dengan jasa translate dari google, dan ini secara tidak eksklusif akan lebih gampang menempel di otak kita ketimbang kita menghafalkan kosakata bahasa Inggris satu persatu di sekolah.
Bahkan, untuk dikala ini sudah banyak sekali game yang khusus dibentuk bagi kau yang sedang ingin berguru inggris dari dasar, semuanya telah tersedia di google play store maupun Apple store.
Maka, bagi kau yang hobby sekali nge-game jangan sia-siakan poin yang satu ini, sebab dengan bermain game kau juga sekaligus sanggup berguru berbahasa gila secara tidak langsung.
#3 Melatih Ketangkasan Sekaligus Mempercepat Pola Pikir
Baik secara sadar atau tidak sadar ternyata bermain game bisa juga meningkatkan ketangkasan kau lho. Ada fungsi kerja, bermain, sekaligus berolahraga. Ada banyak permainan dalam video game yang memancing tingkat koordinasi dan kejelian mata kamu.
Bermain video game bekerjsama sanggup meningkatkan ketangkasan bawah umur kamu, yang sangat mempunyai kegunaan untuk melaksanakan acara sehari-hari. Sebenarnya banyak jenis olahraga yang sanggup dilakukan untuk meningkatkan koordinasi antara tangan dan mata, tetapi hal itu kurang menarik harapan bawah umur untuk mencobanya.
Di dalam game, gamer harus cepat membuat keputusan, bila tidak bisa mengambil keputusan dengan cepat, mungkin gamer bisa saja mati atau kalah dalam game. Misalnya, bila gamer bermain game strategi, gamer harus bisa memutuskan dengan cepat, antara menyerang dan bertahan. Jika terlalu usang berpikir, lawan bisa dengan gampang mengalahkannya.
#4 Mengurangi Stress (Mengatasi Rasa Sakit dan Membuat Orang Senang)
Stres bukan hanya diderita bagi mereka orang-orang yang sudah menginjak usia renta namun terkadang bawah umur juga mengalaminya. Banyak orang renta yang memaksakan anaknya untuk melaksanakan hal yang bekerjsama kurang disukai oleh bawah umur mereka contohnya terkait hobi dan belajar.
Belajar memang sangat dianjurkan, namun bila setiap harinya waktu yang dihabiskan bawah umur hanya untuk belajar, maka tidak heran bila mereka terserang stress sebab hal tersebut.
Nah, Bermain game sanggup menjadi jalan keluar bagi anak kau biar terlepas dari tekanan . Bermain video game bisa menjadi sarana untuk mengurangi rasa sakit fisik atau emosional.
Salah satu efek terbesar dari bermain game yaitu membuat orang bahagia. Namun, tentu dengan porsi bermain yang tidak berlebihan dan tetap dalam batas wajar, sebab ada kemungkinan bahwa alat ini membuat anak kau menjadi kecanduan.
Biarkan bawah umur kau untuk bermain game sesering mungkin, tapi jangan lupa mengingatkan mereka untuk berhenti. Pastikan pula mereka biar tetap melaksanakan acara di lingkungan sosial.
Tidak hanya bagi anak-anak, bagi kita pun sebagai orang arif balig cukup akal yang sedang mengalami stres baik itu akhir banyak pekerjaan ataupun kiprah kuliah bagi mahasiswa. Kita bisa bermain game sebagai hiburan, tentunya ini bisa mengurangi stres. Tapi jangan lupa juga dengan pekerjaan dan tanggung jawab kita ya.
#5 Investasi Masa Depan
Jika kau yaitu seorang gamers yang berbakat, maka jangan sia-siakan kemampuanmu ini, sebab di zaman kini nge-game bisa dijadikan sebagai profesi yang mempunyai laba sangat tinggi.
Kamu tentu sudah tahu istilah E-Sport bukan? bila belum tahu maka akan saya jelaskan secara singkat.
E-Sport atau Olahraga Elektronik merupakan suatu istilah untuk kompetisi Permainan video pemain jamak, umumnya antara para pemain profesional. Aliran permainan video yang biasanya dihubungkan dengan olahraga elektronik yaitu aliran Strategi waktu-nyata, perkelahian, Tembak-menembak orang-pertama, dan arena pertarungan daring multipemain.
Turnamen menyerupai The International Dota 2 Championships, League of Legends World Championship, Battle World Championship Series, Evolution Championship Series, Intel Extreme Masters, menyediakan baik siaran eksklusif dari kompetisi juga hadiah tunai pada para kompetitor. (Sumber: wikipedia)
Dan untungnya E-Sport sudah mulai masuk ke Indonesia semenjak munculnya tren game MOBA di smartphone, bahkan pada Asean Games 2018 kemarin E-Sport termasuk salah satu cabang olahraga yang terdaftar di dalamnya, bahkan para pemain sangat antusias dengan adanya cabang olahraga ini.
Nah, itulah 5 hal positif bagi kau yang sangat hobby nge-game, namun tentu saja kau harus sangat memperhatikan juga berapa usang waktu yang kau habiskan untuk bermain game, sebab nge-game juga sangat tidak baik untuk kesehatan bila dilakukan dalam waktu yang cukup lama.
Apalagi bila kau hingga lupa makan dan tidur, jadi aturlah waktu kau sebaik mungkin ya, biar acara berguru dan nge-game bisa berjalan dengan lancar dan prestasi di sekolah pun tetap stabil.
Note: Opini ini diambil dari banyak sekali sumber terpercaya dan telah tayang di www.tagarnuansa.com dengan judul "Asik! 5 Hal Positif Ini Mampu Mematahkan Semua Asumsi Negatif Tentang Kecanduan Game Di Era Sekarang" Sumber https://www.tagarnuansa.com/
Selama ini banyak orang yang beranggapan bahwa berguru yang bikin pandai yaitu acara berguru yang berkaitan dengan hal-hal yang berbau materi pelajaran yang rutin diajarkan di sekolah.
Secara umum, pernyataan di atas memang benar, tetapi bagi kita yang hidup di zaman millenial menyerupai kini ini, dimana setiap orang dengan rentang usia muda hingga tua, sudah hampir tidak sanggup dipisahkan lagi dari yang namanya gadget.
Namun, apakah hal tersebut berdampak negatif bagi kehidupan insan di zaman sekarang?
Tidak juga.
Ibarat sebuah senjata mematikan, dan analogikan disini kita sebagai pengguna dari senjata api tersebut, bila kita pergunakan senjata itu untuk memerangi banyak sekali tindak kejahatan, tentu kita akan memperlihatkan banyak dampak yang positif bagi orang yang menjadi korban kriminalisasi tersebut, dan begitu juga sebaliknya, bila kita gunakan senjata tersebut untuk tindakan rasisme, membuat kerusuhan, dan hal-hal negatif lainnya, tentu orang lain akan beranggapan bahwa kita tidak ada gunanya sama sekali di masyarakat dan yang ada hanya menyusahkan orang lain saja.
Maka mulai kini ubahlah cara pandang kita terhadap kemajuan teknologi yang berkembang begitu pesat hingga dikala ini, percayalah bahwa kemajuan teknologi ini akan berdampak positif bagi kehidupan insan di masa yang akan datang.
Sekarang mari kita mulai fokus kembali ke topik utama, yaitu wacana hal-hal yang berkaitan dekat dengan sebuah media hiburan digital menyerupai layaknya sebuah video games.
Namun sebelum itu, marilah kita simak terlebih dahulu bagaimana Sejarah Singkat Video Games Dari Awal Pembuatan Hingga Saat Ini.
Sejarah Singkat Video Games Dari Awal Pembuatan Hingga Sekarang
Video Games merupakan media hiburan yang telah berkembang semenjak abad 60-an dimana kala itu Steve Russel dibantu dengan tim pengembangnya berhasil membuat sebuah game komputer sederhana yang diberi nama Spacewar,
Tujuan pembuatan game pertama ini tidak lain dan tidak bukan hanyalah sekedar media hiburan untuk pengisi waktu luang dikala mereka sedang bekerja, sekaligus mengubah persepsi masyarakat yang menganggap komputer hanya sebagai alat untuk menuntaskan sebuah pekerjaan.
Setelah itu, barulah konsol game untuk pertama kalinya ditemukan pada tahun 1966 dan kemudian dipatenkan pada 1968 yang dilisensi oleh Magnavox Oddysey.
Dan sesudah itu ditahun-tahun berikutnya baik game komputer, game hp, maupun game konsol mulai berkembang begitu pesat, mulai dari game jadul yang mempunyai gameplay dan grafis pas-pasan hingga hingga kini dimana perkembangannya telah hingga pada tahap yang luar biasa, baik dari segi gameplay maupun grafis yang memukau dan memanjakan siapa saja gamers yang memainkannya, bahkan tren mobile gaming sudah terkenal semenjak beberapa tahun terakhir.
Awal Mula Timbulnya Asumsi Negatif Masyarakat Terhadap Video Games
Namun, nampaknya perkembangan video games yang begitu pesat di pasaran baik dari segi produksi, distribusi, maupun komsumen, membuat beberapa orang renta risih dan khawatir.
Hal ini bekerjsama wajar, sebagai pola saja bila kita mengingat pada waktu perilisan konsol game Playstation pertama yang ternyata begitu fenomenal dan laku dipasaran berkat banyaknya bawah umur yang kecanduan konsol game tersebut khususnya di Indonesia, hingga lupa membedakan mana waktunya berguru dan mana waktunya main.
Orang renta mana yang tidak khawatir wacana kondisi tersebut.
Namun itu dulu, situasinya sangat berbeda bila dibandingkan dengan masa sekarang, dimana kemunculan video games dilain sisi juga telah memperlihatkan banyak dampak positif bagi banyak orang.
Nah, untuk itulah pada artikel kali ini saya ingin memperlihatkan fakta tentang 5 Hal Positif Yang Mampu Mematahkan Semua Asumsi Negatif Tentang Kecanduan Game Di Era Sekarang. Berikut ulasan selengkapnya.
#1 Bermain Game Mampu Memberikanmu Penghasilan Tambahan
gambar: paragram
Seperti yang sudah saya sebutkan dalam judul artikel ini, bahwa bermain game di abad kini sangat berbeda dengan zaman dulu.
Kenapa begitu?
Jika dibandingkan dengan awal tahun 2000-an, perkembangan teknologi yang dihadirkan kala itu belum secanggih dikala ini, pada masa itu perkembangan konsol game masih menjadi fokus utama bagi para gamers untuk dinanti-nantikan kedatangannya.
Selain itu, belum adanya tren mobile gaming maupun pc gaming, membuat game seolah-olah hanya sebagai media hiburan bagi konsumen tanpa ada nilai hemat untuk menghasilkan laba dari acara nge-game yang mereka lakukan.
Barulah pada dikala platform Youtube dan tren mobile gaming serta PC gaming muncul, banyak sekali orang berbondong-bondong mengupload video gaming mereka ke youtube dan mengumpulkan begitu banyak pundi-pundi rupiah, dan dengan ini banyak juga bermunculan komunitas-komunitas gaming positif yang mengumpulkan para gamers dari seluruh Indonesia untuk mengadakan event yang berhadiah cukup besar.
Namun, tentu saja game konsol juga disini menjadi sangat menguntungkan sebab sanggup membuat banyak konten youtube yang berkualitas dari hasil nge-game mereka.
Kalian tentu sudah sangat mengenal bukan youtuber-youtuber gaming Indonesia yang sudah cukup sukses menyerupai contohnya saja Justin atau yang lebih kita kenal dengan julukan Jessnolimit yang hanya bermain satu mobile gaming saja sudah sanggup menghasilkan begitu banyak uang, dan justru dari situ juga ia jadi direkrut untuk menjadi cuilan dari salah satu Startup Pendidikan terbesar di Indonesia yakni Ruang Guru.
Hal ini bukan tanpa alasan, sebab ia sendiri pernah bilang bahwa walaupun ia sangat hobby nge-game namun prestasi di sekolahnya masih tetap sangat stabil bahkan ia pun sangat berprestasi di sekolah, ungkapnya.
Baca juga: 5 Software Ini Wajib Kamu Install Jika Ingin Mulai Fokus Membangun Channel Youtube
#2 Meningkatkan Kemampuan Berbahasa Asing
Untuk kasus yang satu ini saya sendiri sudah mengalaminya, jujur saja kemampuan berbahasa Inggris saya mungkin hampir 50% atau bahkan lebih berasal dari acara bermain game.
Pasalnya, ketika kita sedang bermain game yang belum support bahasa lokal, niscaya hampir sebagian besar game tersebut berbahasa Inggris, dan kadang ada istilah yang kita belum mengerti, dan untuk menuntaskan sebuah misi tertentu dalam game kita mau tidak mau harus mencari tahu apa arti dari kata tersebut.
Alhasil, kita pun mencari-cari arti kata tersebut baik dengan pemberian kamus maupun dengan jasa translate dari google, dan ini secara tidak eksklusif akan lebih gampang menempel di otak kita ketimbang kita menghafalkan kosakata bahasa Inggris satu persatu di sekolah.
Bahkan, untuk dikala ini sudah banyak sekali game yang khusus dibentuk bagi kau yang sedang ingin berguru inggris dari dasar, semuanya telah tersedia di google play store maupun Apple store.
Maka, bagi kau yang hobby sekali nge-game jangan sia-siakan poin yang satu ini, sebab dengan bermain game kau juga sekaligus sanggup berguru berbahasa gila secara tidak langsung.
#3 Melatih Ketangkasan Sekaligus Mempercepat Pola Pikir
Baik secara sadar atau tidak sadar ternyata bermain game bisa juga meningkatkan ketangkasan kau lho. Ada fungsi kerja, bermain, sekaligus berolahraga. Ada banyak permainan dalam video game yang memancing tingkat koordinasi dan kejelian mata kamu.
Bermain video game bekerjsama sanggup meningkatkan ketangkasan bawah umur kamu, yang sangat mempunyai kegunaan untuk melaksanakan acara sehari-hari. Sebenarnya banyak jenis olahraga yang sanggup dilakukan untuk meningkatkan koordinasi antara tangan dan mata, tetapi hal itu kurang menarik harapan bawah umur untuk mencobanya.
Di dalam game, gamer harus cepat membuat keputusan, bila tidak bisa mengambil keputusan dengan cepat, mungkin gamer bisa saja mati atau kalah dalam game. Misalnya, bila gamer bermain game strategi, gamer harus bisa memutuskan dengan cepat, antara menyerang dan bertahan. Jika terlalu usang berpikir, lawan bisa dengan gampang mengalahkannya.
#4 Mengurangi Stress (Mengatasi Rasa Sakit dan Membuat Orang Senang)
Stres bukan hanya diderita bagi mereka orang-orang yang sudah menginjak usia renta namun terkadang bawah umur juga mengalaminya. Banyak orang renta yang memaksakan anaknya untuk melaksanakan hal yang bekerjsama kurang disukai oleh bawah umur mereka contohnya terkait hobi dan belajar.
Belajar memang sangat dianjurkan, namun bila setiap harinya waktu yang dihabiskan bawah umur hanya untuk belajar, maka tidak heran bila mereka terserang stress sebab hal tersebut.
Nah, Bermain game sanggup menjadi jalan keluar bagi anak kau biar terlepas dari tekanan . Bermain video game bisa menjadi sarana untuk mengurangi rasa sakit fisik atau emosional.
Salah satu efek terbesar dari bermain game yaitu membuat orang bahagia. Namun, tentu dengan porsi bermain yang tidak berlebihan dan tetap dalam batas wajar, sebab ada kemungkinan bahwa alat ini membuat anak kau menjadi kecanduan.
Biarkan bawah umur kau untuk bermain game sesering mungkin, tapi jangan lupa mengingatkan mereka untuk berhenti. Pastikan pula mereka biar tetap melaksanakan acara di lingkungan sosial.
Tidak hanya bagi anak-anak, bagi kita pun sebagai orang arif balig cukup akal yang sedang mengalami stres baik itu akhir banyak pekerjaan ataupun kiprah kuliah bagi mahasiswa. Kita bisa bermain game sebagai hiburan, tentunya ini bisa mengurangi stres. Tapi jangan lupa juga dengan pekerjaan dan tanggung jawab kita ya.
#5 Investasi Masa Depan
Jika kau yaitu seorang gamers yang berbakat, maka jangan sia-siakan kemampuanmu ini, sebab di zaman kini nge-game bisa dijadikan sebagai profesi yang mempunyai laba sangat tinggi.
Kamu tentu sudah tahu istilah E-Sport bukan? bila belum tahu maka akan saya jelaskan secara singkat.
E-Sport atau Olahraga Elektronik merupakan suatu istilah untuk kompetisi Permainan video pemain jamak, umumnya antara para pemain profesional. Aliran permainan video yang biasanya dihubungkan dengan olahraga elektronik yaitu aliran Strategi waktu-nyata, perkelahian, Tembak-menembak orang-pertama, dan arena pertarungan daring multipemain.
Turnamen menyerupai The International Dota 2 Championships, League of Legends World Championship, Battle World Championship Series, Evolution Championship Series, Intel Extreme Masters, menyediakan baik siaran eksklusif dari kompetisi juga hadiah tunai pada para kompetitor. (Sumber: wikipedia)
Dan untungnya E-Sport sudah mulai masuk ke Indonesia semenjak munculnya tren game MOBA di smartphone, bahkan pada Asean Games 2018 kemarin E-Sport termasuk salah satu cabang olahraga yang terdaftar di dalamnya, bahkan para pemain sangat antusias dengan adanya cabang olahraga ini.
Nah, itulah 5 hal positif bagi kau yang sangat hobby nge-game, namun tentu saja kau harus sangat memperhatikan juga berapa usang waktu yang kau habiskan untuk bermain game, sebab nge-game juga sangat tidak baik untuk kesehatan bila dilakukan dalam waktu yang cukup lama.
Apalagi bila kau hingga lupa makan dan tidur, jadi aturlah waktu kau sebaik mungkin ya, biar acara berguru dan nge-game bisa berjalan dengan lancar dan prestasi di sekolah pun tetap stabil.
Note: Opini ini diambil dari banyak sekali sumber terpercaya dan telah tayang di www.tagarnuansa.com dengan judul "Asik! 5 Hal Positif Ini Mampu Mematahkan Semua Asumsi Negatif Tentang Kecanduan Game Di Era Sekarang" Sumber https://www.tagarnuansa.com/







