Cara Gampang Memahami Siklus Akuntansi
Oke, di postingan ini saya akan membahas seputar akuntansi dasar. Saat pertama berguru akuntansi biasanya kita akan dikenalkan dengan yang namanya "Siklus Akuntansi", hal ini masuk akal alasannya yaitu memang dengan memahami siklus akuntansi berarti kita sudah sanggup memahami alur acara yang akan kita lakukan di dalam akuntansi.
Secara sederhana, Siklus Akuntansi adalah serangkaian acara yang dilakukan secara sistematis dan dengan tahapan-tahapan tertentu yang dimulai semenjak terjadinya transaksi yang bertujuan untuk memproses bukti-bukti transaksi dan menghasilkan output yang berupa isu keuangan / laporan keuangan suatu perusahaan.
Untuk mempermudah kau dalam memahami tahapan-tahapan dalam siklus akuntansi, maka disini saya telah menciptakan ilustrasinya dalam bentuk gambar supaya lebih gampang untuk kalian pelajari. Perhatikan dengan baik gambar berikut ini.
Secara sederhana, Siklus Akuntansi adalah serangkaian acara yang dilakukan secara sistematis dan dengan tahapan-tahapan tertentu yang dimulai semenjak terjadinya transaksi yang bertujuan untuk memproses bukti-bukti transaksi dan menghasilkan output yang berupa isu keuangan / laporan keuangan suatu perusahaan.
Untuk mempermudah kau dalam memahami tahapan-tahapan dalam siklus akuntansi, maka disini saya telah menciptakan ilustrasinya dalam bentuk gambar supaya lebih gampang untuk kalian pelajari. Perhatikan dengan baik gambar berikut ini.
Penjelasan
Dimulai dari acara transaksi yang telah dilakukan dan dicatat sebagai bukti transaksi yang sah kita mencatat dan memasukkannya ke "Jurnal", kemudian menggolongkannya di "Buku Besar", kemudian mengikhtisarkannya di "Jurnal Penyesuaian" dan menciptakan "Neraca Saldo" / "Neraca Percobaan" ( sehabis diadaptasi ), kemudian melaporkannya dalam bentuk "Laporan Keuangan" yang dibagi dalam 3 bab "Laporan Rugi-Laba, Laporan Perubahan Modal, dan Neraca".
Setelah memahami alur dan tahapan dalam Siklus Akuntasi, setidaknya kita tidak gundah lagi serangkaian acara yang akan dilakukan dalam menciptakan laporan keuangan suatu perusahaan.
Selanjutnya yang perlu kita lakukan yaitu mempelajari setiap poin-poin dalam masing-masing tahapan, mulai dari bagaimana cara menjurnal yang baik dan benar, menggolongkannya di buku besar, dan seterusnya hingga terbentuknya suatu laporan keuangan yang utuh.
Selanjutnya yang perlu kita lakukan yaitu mempelajari setiap poin-poin dalam masing-masing tahapan, mulai dari bagaimana cara menjurnal yang baik dan benar, menggolongkannya di buku besar, dan seterusnya hingga terbentuknya suatu laporan keuangan yang utuh.
Oke, itulah materi dasar akuntansi yang sanggup saya jelaskan pada artikel kali ini, semoga bermanfaat dan sanggup menambah wawasan teman semua, terimakasih sudah berkunjung.
Sumber https://www.tagarnuansa.com/
